Kamis, 16 Juli 2009

Dreams of future

Bumi berputar pelan.Bersama matahari dan bulan,ia menggulirkan siang dan malam.sebaran sinar jingga kini menghampar di sebuah tanah lapang yang hijau nan segar.Sekelompok bocah-bocah tanggung membentuk lingkaran dan duduk di rerumputan.
"teman-teman..ini mungkin kali terakhir kita memakai seragam putih abu-abu.Kita sudah lulus dan sebentar lagi akan berpencar kemana-mana!"seorang gadis diantara mereka melelehkan air mata.
"aduh..teman.nggak usah pada di dramatisirlah.kita kan masih bisa berhubungan via telepon,sms,atau yg lagi heboh sekarang facebook"seru seorang gadis lain yang berambut panjang.
"ahh..itu cuma omong doang.nanti pas udah pada punya kesibukan masing-masing pasti pada lupa!"balas pemuda yang sekilas mirip pelawak indra birowo.
mereka berdebat satu sama lain.berargumen ini itu dan saling mencari solusi tepat untuk mempertahankan persahabatan mereka.awalnya biasa saja.tapi lama kelamaan mereka tak tahan juga.airmata menetes tak terperih.bahkan anak laki-laki pun ikut mewek.
"aku kan cowok..nggak boleh nangis!"tapi tetap saja desakan airmata tak bisa terbendung.lalu anak laki-laki yang lain berujar sambil sesenggukan.
"ini sangat menyedihkan.perpisahan yang mengharukan.ayo kita berpelukan?"
Tapi dengan lantang,seorang gadis berambut kriwil gimana gitu,langsung berkoar.
"sudi amat..sedih sih sedih.tapi jangan asal berpelukan seenak udel sendiri dong..aku kan risih.kita ber-high five aja,sambil berdoa agar persahabatan kita awet.oke?"
Mereka menumpuk tangan ditengah-tengah.lalu terdiam sejenak untuk berdoa dengan harapan masing-masing.setelah itu mereka berteriak keras.
"HIDUP B-GRUP!"
Semilir angin membawa kesegaran.kicauan burung mengalunkan keceriaan.dan sinar matahari siang itu menyebarkan kecerahan.harapan ada di angan,tapi masa depan ada di hadapan.tak mungkin mereka terus bersedih.sebab mereka yakin bahwa pelangi selalu muncul setelah hujan.keindahan dunia menghampar di hari esok mereka
- - -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar